Lima arah kerja yang memandu agenda pariwisata nasional di bawah mandat Presiden.
Pertumbuhan yang menjaga alam, budaya, dan masyarakat sebagai modal jangka panjang.
Investasi terpusat pada destinasi unggulan agar dampaknya terasa dan terukur.
Satu arah kebijakan lintas kementerian, satu ukuran kinerja nasional.
Layanan wisatawan yang terhubung, data yang terbuka, dan promosi yang terukur.
Manfaat pariwisata yang sampai ke desa, pengrajin, dan pelaku usaha kecil.